RSPTN Unhas dan RSKD Dadi Ditetapkan Sebagai Rumah Sakit Screening Pasien Covid-19

oleh -32 views
Gubernur Sulsel, Prof.Nurdin Abdullah menetapkan RSPTN Unhas dan RSKD Dadi Makassar sebagai Rumah Sakit Screening Pasien Covid-19 di Sulsel, Selasa, (21/4/2020) | Merahnews.com - Humas Pemprov Sulsel.

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR — Rumah Sakit Pergruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unhas dan Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar ditetapkan sebagai Rumah Sakit Screening bagi pasien Covid-19.

“Kami telah menetapkan dua rumah sakit untuk screening untuk wilayah selatan adalah Dadi (RSKD Dadi), wilayah utara adalah rumah sakit Unhas (RS Pendidikan Unhas),” Ujar Gubernur Provinsi Sulawesi Srlatan, Prof. Nurdin Abdullah seprti dikutip dari laman resmi Pemprov Sulsel, Selasa (21/4/2020).

Menurut Nurdin, kedua rumah sakit tersebut nantinya akan melaksanakan fungsi screening terhadap pasien Covid-19.

“Di rumah sakit, screning ini akan menentukan pasiennya di rawat dimana. Kalau pasien hanya positif dan tidak ada penyakit bawaan, maka tempatnya adalah Rumah Sakit Sayang Rakyat, Rumah Sakit Dadi dan Rumah Sakit Daya. Sementara ketika ada penyakit bawaan tentu kita harus merujuk ke Rumah Sakit Wahidin yang memiliki kelengkapan peralatan yang cukup,” ujar Nurdin Abdullah dalam Rapat rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulsel.

Untuk itu, Gubernur Sulsel meminta Dinas Kesehatan Sulsel menata ulang rumah sakit penanganan pasien Covid-19 dan menyampaikan kepada rumah sakit penyangga agar memaksimalkan fungsi rumah sakit screning untuk menerima pasien Covid-19.

Gubernur Sulsel ini mengakui bahwa kini masih ada sejumlah rumah sakit yang masih merawat pasien Covid-19.

“Memang masih ada rumah sakit yang merawat, baik PDP maupun positif di rumah sakit penyangga, tapi kita berharap rumah sakit ini tidak lagi menerima pasien Covid-19. Ini tentu dalam rangka lebih mengatur kesiapan rumah sakit kita,” urainya.

Nurdin Abdullah meminta kepada semua pihak betul-betul konsisten untuk menjalankan apa yang menjadi kesepakatan dan keputusan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Saya ingin sampaikan bahwa Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada lagi penolakan pasien, karena kita sudah punya rujukan untuk disecreening,” lanjutnya.

Nurdin Abdullah bersyukur karena tingakt kesembuhan pasien Covid-19 di sulsel terus meningkat. MERAHNEWS.COM | MM