Makassar dan Bantaeng Raih Penghargaan Terbaik Pembangunan Daerah Sulsel 2020

oleh -52 views
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Sulsel, Prof Yusran Yusuf, Senin (20/4/2020) | Merahnews.com - Humas Pemprov Sulsel.

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR — Kota Makassar dan Kabupaten Bantaeng meraih penghargaan sebagai Kota dan Kabupaten Terbaik dalam Seleksi Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Sulsel, Prof Yusran Yusuf dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun Anggaran 2021 yang digelar secara online, Senin, (20/4/2020).

Pemenang terbaik kedua dan ketiga kategori kota tamabah Prof Yusran, masing-masing diraih oleh Kota Palopo dan Kota Parepare. Sedangkan untuk Kategori Kabupaten Terbaik Kedua, Ketiga dan Keempat masing-masing diraih oleh Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Bone dan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Prof Yusran mengaku, proses seleksi dan penilaian tersebut melibatkan para Akademisi dan Tim Independen yang professional di bidangnya masing-masing. Mereka menilai Penyusunan Dokumen RKPD untuk 24 kabupaten/kota se Sulsel Tahun 2019.

“Proses penilaian dan pemberian penghargaan pembangunan daerah tahun 2020 ini dilakukan oleh tim penilai independen dari akademisi dan hasil penilaian tim tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur tentang Penetapan Pemenang Terbaik RKPD Kabupaten/kota Tahun 2020,” kata Prof Yusran Yusuf.

Prof Yusran menjelaskan, pemenang terbaik RKPD kabupaten/kota tingkat provinsi telah direkomendasikan untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbangda Sulsel, Andi Rahmi Bahariwaty, mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan suatu upaya dalam mendorong daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, dan dapat dilaksanakan.

Selain Pemprov Sulsel, 24 kabupetan/kota juga telah melaksanakan Musrenbang masing-masing dengan bentuk pelaksanaan menggunakan media online/vidcom. Hanya Kabupaten Bone yang dapat melaksanakan Musrembang secara pertemuan langsung karena diadakan sebelum adanya edaran penundaan atau pelarangan pertemuan/rapat dalam jumlah besar.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menegaskan, penyusunan RKPD sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena merupakan penjabaran program kepala daerah, yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan secara formal menjadi landasan penyusunan kebijakan umum APBD dan penyusunan plafon anggaran sementara. MERAHNEWS.COM | MM