Konvoi Usai Ujian, Polisi Tilang Pelajar di Makassar

oleh -15 views
6 siswa yang ditilang saat melakukan konvoi di Jl. Urip Sumoharjo, Makassar pada Kamis (19/03/2020). Merahnews.com | Muhammad Fitrah Ramadhan

MERAHNEWS.COM | Makassar – Hari terakhir ujian nasional Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diwarnai aksi coret seragam. Bahkan, sejumlah siswa dari berbagai SMK di Makassar nekad melakukan konvoi kendaraan bermotor secara ugal-ugalan. Akibatnya, pihak kepolisian menilang mereka, Kamis (19/3/2020).

Tidak lama melakukan aksi coret-coret itu, mereka berkumpul di Jl. Urip sumoharjo sehingga menyulitkan pengguna jalan untuk melintas. Pihak kepolisian pun segera menertibkan. Personel Unit 2 Patroli motor (Patmor) Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) pun tiba di lokasi mengamankan beberapa anak sekolah yang terlibat aksi itu. Ratusan anak sekolah itu kucar-kacir tidak karuan melihat puluhan personel Unit 2 Patmor Polda Sulsel datang hendak mengamankan mereka.

Selain coret-coretan baju, mereka juga menggunakan sepeda motor untuk melakukan aksi konvoi di seputar Kota Makassar, khususnya di Jl. Urip Sumoharjo. “Kami baru saja selesai ujian, bang,” ungkap salah seorang pelajar yang penuh dengan coretan dibajunya.

Dengan cara mengepung jalan, puluhan anak dengan baju penuh coretan dan juga rambut yang berwarna-warni diamankan. “Kita amankan, untuk diberikan pembinaan, sekaligus melakukan tindakan terhadap kendaraan yang mereka gunakan,” ungkap Personel Dit samapta Unit 2 Turjawali Polda Sulsel, Bripda Muh. Syawal.

Bripda Muh. Syawal mengatakan, sekitar 6 anak sekolah berhasil diamankan beserta sepeda motor yang digunakan. Mereka sempat melarikan diri dengan menaikkan kecepatan sepeda motor yang mereka kendarai. “Kita menilang anak pelajar yang terlibat ugal ugalan naik sepeda motor dalam acara aksi coret-coret baju. Aksi coret-coret baju ini tidak baik untuk kita semua,” jelas­nya.

“Kita sangat menyesalkan apabila para siswa tersebut mencoret-coret pakaian seragam dengan pewarna maupun spidol. Padahal seragam itu apabila dihibahkannya ke orang lain atau ke adik kelasnya yang tidak mampu dan sangat membutuhkan seragam sekolah, akan lebih bermanfaat,” ungkapnya. MERAHNEWS.COM | MUHAMMAD FITRAH RAMADHAN / FARAH ATIKA DEWI ASMAN