Serikat Mahasiswa Unhas Gelar Demo Hari Pendidikan Nasional

oleh -30 views

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Ratusan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Unhas menggelar demo dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional di pelataran rektorat Unhas , Kamis (2/5/2019).

Serikat Aliansi Unhas dalam demonya menekankan beberapa hal ke pihak universitas yaitu Intervensi Lembaga Kemahasiswaan, Kekerasan Akademik, Pungutan Liar Ujian Mahasiswa, dan Aturan Jam Malam.

Wildan Maulana merupakan salah satu partisipan dalam demo ini mengatakan bahwa hari pendidikan dilihat sebagai momentum untuk melakukan demo mengenai hal-hal yang salah dalam dunia pendidikan.

“Demo hari ini itu dilihat sebagai peringatan di Hari Pendidikan Nasional. Mengapa kita mengambil hari pendidikan, karena memang hari ini dilihat sebagai momentum untuk memperingati hari pendidikan saat ini. Kita melakukan demo hari ini berarti ada yang salah mengenai pendidikan saat ini. Kalau melihat pendidikan saat ini itu tidak tepat untuk melakukan metode2 mereka, padahal jika melihat pendidikan yang satu arah tidak berbagai arah. Semisal kalimat yang sering didengar seperti, jika ikan di dalam air dikeluarkan dan dipaksa untuk memanjat pohon maka ia tidak akan bisa. Maksudnya, kalau misalnya memaksakan seseorang untuk pandai di segala bidang, maka hasilnya akan kacau. Hal inilah yang menjadi persoalan.” Ujar Wildan Maulana.

Selain itu, dia juga meminta agar tidak terjadi pungutan liar terhadap Mahasiswa yang sering terjadi sekarang ini.

“Kalau dari aksi hari ini itu ada banyak isu yang diangkat, yang pertama itu mengenai pendidikan seperti tentang proposal yang harus dibayar orang. Nah itu kan kita sebenarnya masih bingung, kita kan sudah membayar SPP, kenapa harus ada hal seperti itu lagi. Kemudian, buku dari dosen2. Kenapa dia harus menyuruh kita untuk membeli dan bukunya itu kadang tidak ada kaitannya dengan mata kuliahnya dan ada intimidasi dari dosen-dosennya yang mewajibkan siswanya untuk membeli buku atau jika tidak membeli buku dia akan dikurangi nilainya.” Lanjut Wildan Maulana. MERAHNEWS.COM | MUH. RESKY ADIANSYAH, ULFAH AINUN HUMAIRAH, ADELLA CITRA WULAN SUCI | DWI INDRIANDINI