Tim LP2M Unhas Gelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah di Pangkep

oleh
LP2M Unhas, Bimbingan Teknis Pengelolaan Batang Milik Daerah, Pangkep
LP2M Unhas menggelar Bimbigan Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Pangkep, 2-3 Agustus 2018 | Merahnews.com - Mursalim

MERAHNEWS.COM | PANGKEP — Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasauddin (Unhas) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah di Aula Kantor Bupati Pangkajene dan Kepulauan, 2-3 Agustus 2018.

Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Barak Milik Daerah ini diikuti oleh 50 peserta dari OPD dalam lingkup Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan, H. Syahban Sammana, SH.

Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan, H. Syahban Sammana, SH dalam sambutannya mengaku bahwa dalam kurun waktu enam tahun berturut –turut, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

” Yang menjadi poin utama dalam raihan opini tersebut adalah dalam hal pengelolaan aset daerah.” Ujar H Syahban Sammana.

Agar opini tersebut dapat dipertahankan kata Syahban, maka pengelolaan aset daerah harus semakin ditingkatkan tidak hanya regulasinya tetapi yang paling penting adalah bagaimana regulasi itu, diimplementasikan melalui peningkatan pengetahuan SDM dalam bentuk bimbingan teknis manajemen pengelolaan aset daerah.

Oleh karena itu, Wakil Bupati mengharapkan agar setelah kegiatan ini berlangsung, setiap permasalahan aset daerah dapat diselesaikan sampai pada tingkat OPD.

Ketua Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Unhas (LP2M) Unhas, Dr Mursalim Nohong, SE, M.Si mengaku, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab UNHAS sebagai institusi pendidikan yang terus melakukan sejumlah perubahan besar di tengah perkembangan yang terjadi di masyarakat dan pemerintah daerah termasuk di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

“Dari hasil diskusi awal dengan pemerintah daerah khususnya Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, maka manajemen pengelolaan aset menjadi salah konsen permasalahan yang harus segera diselesaikan” Ujar Dr Mursalim.

Dosen Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas ini berharap kerjasama yang dikembangkan  oleh BPKD dan UNHAS akan terus dikembangkan tidak hanya melalui kegiatan-kegiatan seperti Bimtek ini melainkan juga dalam peningkatan kapasitas ASN  dalam bentuk penyelenggaraan program pendidikan tingkat magister.

Sementara itu, Kepala BPKD, Dra. Hj. Djumliati, M.Si yang bertindak selaku panitia Bimbingan Teknis Manajemen Pengelolaan Aset Daerah mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara khususnya pengurus barang di OPD yang terkait dengan pengelolaan aset daerah.

H Djumliati menilai kerjasama yang dilakukan oleh BPKD Pangkajene dan Kepulauan dengan LP2M UNHAS menjadi salah satu pilihan yang strategis, bukan saja karena kompetensi dari masing-masing narasumber melainkan juga sistem cost sharing yang dikembangkan tentu berdampak besar terhadap efektifitas dan efisiensi kegiatan. Merahnews.com | MMM