Setda se-Sulsel Tanda Tangani Pakta Integritas Pelaksanaan SP4N-LAPOR!

oleh
Penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan SP4N-LAPOR! di Sulsel disaksikan Pj Gubernur dan Setda Sulsel. Foto: Fadiah Mahmud.

MERAHNEWS.COM|MAKASSAR – Sejumlah instansi pemerintah di Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan Pakta Integritas terkait percepatan keterhubungan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) menggunakan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) pada acara Rapat Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota dan Rapat Koordinasi Ketatalaksanaan, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (19/7/2018).

Turut terlibat dalam acara yang dirangkaikan dengan Workshop SP4N-LAPOR! ini antara lain para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se Sulsel, Kepala Inspektorat Pemprov Sulsel, dan Kepala Komunikasi dan Informasi dan Biro Organisasi Provinsi Sulawesi Selatan sebagai leading sector program ini.

Turut hadir pula dalam kegiatan ini pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Pejabat Gubernur Sulsel, Setda Sulsel, Ombusman Sulsel, dan perwakilan Transformasi GIZ, Kompak dan BAKTI. Penandatanganan dilaksanakan setelah acara pengukuhan pengurus Forsesdasi.

Pada kesempatan ini, Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Soemarsono mengajak para Setda Kabupaten/Kota untuk segera menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk percepatan keterhubungan dengan SP4N-LAPOR ini.

Soemarsono menyampaikan bahwa Setda merupakan ujung tombak pemerintahan sehingga komitmen untuk memperbaiki pelayanan publik yang baik tergantung dari Setda-nya.

“Mari memperbaiki pelayanan publik kita agar rakyat puas dengan pelayanan pemerintahnya,” katanya.

Team Leader TRANSFORMASI GIZ,  Elke Rapp, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Apalagi dengan kehadiran para pejabat tertinggi di tingkat Kabupaten/Kota di Sulsel.

“Semoga dari kegiatan ini akan lahir rencana aksi yang menjadi acuan bersama pelaksanaan SP4N-LAPOR! di Sulsel,” katanya.

Menurut Fadiah Machmud, Koordinator Program TRANSFORMASI GIZ Sulsel, SP4N-LAPOR! adalah sistem yang terintegrasi dalam pengelolaan pengaduan secara berjenjang pada setiap penyelenggara dalam kerangka sistem informasi pelayanan publik.

“SP4N-LAPOR! dibangun dengan tujuan agar penyelenggara dapat memberikan akses kepada masyarakat untuk berpartisipasi menyampaikan pengaduan dan pengelolaannya dibuat sederhana, cepat, tepat, tuntas dan terkoordinasi. Ini adalah amanah PERPRES No. 76 Tahun2013 tentang pengelolaan pengaduan pelayanan publik,” katanya.

Menurutnya, sejumlah alasan mengapa pengaduan masyarakat penting untuk dikelola, adalah; pertama, sebagai dasar untuk memperbaiki pelayanan, dasar untuk menentukan kebijakan. Kedua, menjadi dasar untuk meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahnya dan ketiga untuk mengawal pencapaian akuntabilitas pemerintah.

“Berdasarkan data KemenPAN-RB, terdapat 18 Kabupaten/Kota di Sulsel belum terhubung SP4N-LAPOR ini. Target Nasional sendiri pada tahun 2018 ini dipastikan semua Kabupaten/Kota dan Provinsi sudah terhubung dengan sistem ini,” katanya.

Strategi implementasi SP4N-LAPOR! Ini sendiri sebelumnya telah dibahas pada Rapat Koordinasi Nasional Program TRANSFORMASI GIZ untuk Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Timur dan Sumatera Selatan, pada Juni 2018 lalu di Jogjakarta.

“Setda Provinsi Sulsel Bapak Tautoto, pada saat itu telah berjanji untuk segera menindaklanjutinya. Kegiatan kita hari ini adalah bagian dari janji itu,” jelas Fadiah.*

MERAHNEWS.COM|WAHYUCH