Tujuh Inovasi Pelayanan Publik Pemda Tana Toraja Siap Dikompetisikan

oleh
Pertemuan dan sosialisasi persiapan penyusunan proposal inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemda Kabupaten Tana Toraja, di ruang pola kantor Bupati Tana Toraja, Sabtu (21/7/2018). Kegiatan yang dihadiri oleh 120 peserta dari lingkup OPD, Camat, dan rumah sakit. Foto: Fadiah Mahmud

MERAHNEWS.COM | TANA TORAJA –Sebanyak 7 inovasi pelayanan publik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja siap dikompetisikan di tingkat Provinsi Sulsel. Masing-masing dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan dan Rumah Sakit.

Ketujuh inovasi ini terjaring dari hasil pertemuan dan sosialisasi persiapan penyusunan proposal inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemda Kabupaten Tana Toraja, di ruang pola kantor Bupati Tana Toraja, Sabtu (21/7/2018). Kegiatan yang dihadiri oleh 120 peserta dari lingkup OPD, Camat, dan rumah sakit ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Tana Toraja, Samuel T Burra.

Hadirnya tujuh inovasi ini menjadi prestasi tersendiri karena dalam rentang waktu empat tahun terakhir, 2014-2017, daerah ini tak pernah mengirimkan proposal untuk dikompetisikan di SINOVIK Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (KemenPANRB).

Hadirnya inovasi ini adalah hasil kerja dari Bagian Organisasi Tana Toraja yang terus melakukan pembinaan kepada organisasi pemerintah daerah untuk membuat inovasi pelayanan publik.

Samuel T Burra, Setda Tata Toraja dalam sambutannya pada kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada Biro Organisasi Provinsi dan Bagian Organisasi Tata Toraja atas pelaksanaan kegiatan ini, dan mengharapkan agar OPD dapat mengikuti semua materi sosialisasi dengan baik.

“Tana Toraja harus berpacu agar inovasi pelayanan publik kita juga bisa mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan menang,” ungkapnya.

Kepala Bagian Tatalaksana Biro Organisasi Provinsi Sulsel, Andi Mirna, yang hadir bersama tim,  memberikan apresiasi atas respons pemerintah untuk menindaklanjuti rekomendasi Road Show inovasi pelayanan publik region Palopo yang juga dihadiri Tata Toraja sebelumnya.

“Saya yakin di Tata Toraja banyak inovasi-inovasi pelayanan publik sehingga kami mengajak bapak dan ibu dari OPD untuk mendokumentasikan inovasi. Tujuannya agar orang lain tahu dan bisa belajar dari Tana Toraja,” ungkapnya.

Fadiah Machmud, Provincial Advisor TRANFORMASI GIZ  yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan materi tentang mengapa inovasi penting dan kriteria melakukan inovasi.

Dalam penyampaiannya, materi yang dikemas secara interaktifdi mana Fadiahsesekali mengajukan pertanyaan kepada peserta terutama menggali masalah-masalah terkait layanan publik.

“Inovasi muncul karena ada masalah pada pelayanan yang hendak diselesaikan. Cara menyelesaikannya membutuhkan inovasi dan kreativitas bagi penyedia layanan,” ungkap Fadiah.*

 

MERAHNEWS.COM|WAHYUCH