Masjid Kampus Unhas Direnovasi, Bank Syariah Mandiri Sumbang 500 Juta

oleh
Direktur PT Bank Syariah Mandiri Pusat, Ade Cahyo Nugroho menyerahkan Bantuan Dana senilai Rp 500 Juta untuk Renovasi Masjid Kampus Unhas Tamalanrea kepada Rektor Unhas, Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, MA, Kamis (19/7/2018) | Merahnews.com- Mul
MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Universitas Hasanuddin menerima bantuan dana renovasi Masjid Kampus Unhas Pintu I dari Bank Syariah Mandiri sebesar 500 juta rupiah. Acara penyerahan bantuan tersebut berlangsung di ruang Senat gedung Rektorat Unhas, Kamis (19/6/2018).
Penyerahan bantuan renovasi Masjid ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur PT Bank Syariah Mandiri Pusat Ade Cahyo Nugroho kepada Rekor Unhas Prof Dwa Aries Tina Pulubuhu dan Ketua Umum Pengurus Masjid Kampus Unhas Prof. dr. Budu, Ph.D. Acara penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh sejumlah pejabat Wakil Rektor yang baru saja dilantik, serta jajaran tinggi BSM kota Makassar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus Mahasiswa  Masjid Kampus LDK MPM Unhas.
Menurut Ade Cahyo Nugroho, pemberian bantuan renovasi Masjid Kampus Unhas itu bukan saja merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) BSM, tetapi juga kepedulian BSM kepada fasilitas ibadah muslim. Membantu pembangunan masjid bagi BSM, kata Ade Cahyo Nugroho, menjadi kewajiban. Sebab hal tersebut menjadi bagian pengembangan kehidupan syariah di tengah kehidupan kampus dan masyarakat. “ Insya Allah bantuan kami ini ikhlas. Tidak ada syarat tertentu,” kata Ade dalam sambutan singkatnya.
Bank Syariah Mandiri, Masijid Kampus Unhas Tamalanrea, Bantuan Dana
Rektor Unhas, Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, MA menyerahkan bantuan dana dari BSM untuk Renovasi Masjid Kampus Unhas Tamalanrea kepada Ketua Pengurus Masjid Kampus Unhas Tamalanrea, Prof dr Budu, Ph.D, Sp.M (K), Kamis (19//7/2018) Merahnews.com – Mul
Rektor Unhas merasa bahagia dengan pemberian bantuan renovasi masjid tersebut. Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengucapkan rasa syukur dan terima masih atas donasi yang diberikan BSM kepada masjid kampus Unhas. Menurutnya Unhas dan BSM memiliki visi yang sama untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, menjadi pemimpin kampus tidak mudah karena bukan sekadar mengejar target-target program, tetapi bagaimana melalui kepemimpinan kampus lahir cendikia-cendikia muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan bertakwa di masa depan. Sehingga untuk mewujudkan hal itu perlu menyeimbangkan pengembangan kamampuan intelektual  dan kecerdasan spritual mahasiswa.
“Karena itu, kita bikin gerakan Unhas Mengaji dan Sholat Berjamaah, “ kata Rektor Unhas.
Penandatangan MOU antara BSM dan Unhas, Kamis (19/7/2018) | Merahnews.com-Mul
Kegiatan penyerahan simbolis bantuan masjid ini juga diikuti  dengan penandatanganan Momerandom of Understanding (MoU) dengan BSM. Melalui MoU tersebut diharapkan Unhas dan BSM dapat melakukan kerja sama yang lebih jauh dan menguntungkan kedua belah pihak.
Acara penyerahan bantuan renovasi tersebut dirangkaikan juga dengan persentasi program dari Direktur Eksekutif Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSM Umat) Rizki Okto. Laznas BSM Umat merupakan lembaga amil zakat yang berada di bawah PT Bank Syariah Mandiri. Dalam persentasi singkatnya, Rizki Okta menyampaikan salah satu program Laznas, yakni Program Pengembangan Sosiopreneur Islami. Program ini diperuntukkan kepada mahasiswa dari kalangan keluarga pra sejahtera yang mempunyai karya produk dan bisnis yang bisa dikembangkan di tengah masyarakat. Melalui program ini, diharapkan lahir pengusaha muda muslim.
Peserta Kuliah Umum menyimak secra serius materi Islamic Socienterpreneurship Program yang disampikan oleh Direktur Laznas BSM Ummat, Rizki Okto, Kamis (19/7/2018) | Merahnews.com-Mul
Program ini, menurut Rizki Okta, dilatari oleh kegelisahan akan tingginya tingkat kemiskinan, rendahnya jumlah angkatan kerja dari lulusan diploma dan universitas, serta kurangnya jumlah entreprener di Indonesia.
“Program ini diperuntukkan pada mahasiswa yang minimal semester 5. Fasilitas yang akan diterima, yaitu uang saku sebesar 500 ribu per bulan, biaya SPP maksimal 3 juta per semester,  pemagangan, pembinaan keislaman, pendampingan bisnis, dan permodalan, “ jelas Direktur Lasnaz BSM Umat.
Persentasi ditutup dengan kegiatan diskusi antara peserta dengan pihak Basnaz dan Pengurus Masjid Kampus Unhas. Merahnews.com | Ishak Rahman/MMM