Posisi Wakil Rektor Unhas Resmi Dijabat Pejabat Baru

oleh
pelantikan wakil rektor Unhas, Unhas, Wakil rektor Unhas

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Posisi 4 (empat) Wakil Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) kini resmi dijabat pejabat baru. Posisi Wakil Rektor Bidang Akademik (WR-1) yang sebelumnya dijabat oleh Prof.Dr Ir. Junaedi, M.Sc kini dijabat oleh Prof. Dr. Ir Muh Restu,MP asal Fakultas Kehutanan.

Sementara posisi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur (WR-2) yang sebelumnya dijabat oleh Prof.Dr Syamsul Bachri, SH, MS kini dijabat oleh Prof.Ir Sumbangan Badja, M.Phil, PhD. Sebelumnya, Prof Sumbangan Badja menjabat sebagai Dekan Pertanian.

Posisi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR-3)kini dijabat oleh Prof.Dr.drg. Arsunan, M.Kes. Prof Arsunan menggantikan Dr.Ir. Abd Rasyid J yang kini menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas.

Adapun Posisi Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan (WR-4) kini dijabat oleh Prof.dr. Muh Nasrum Massi, Ph.D. Sebelumnya, posisi WR-4 dijabat oleh Prof.dr Budu, Ph.D Sp.M (K) yang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unhas.

Proses pelantikan keempat Wakil Rektor Unhs ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu MA berlangsung pagi tadi di lantai dasar gedung Rektorat Unhas, Kamis (19/7/2107).

pelantikan wakil rektor Unhas, Unhas, Wakil rektor Unhas
Rektor Unhas, Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, MA menyalami para Wakil Rektor yang baru saja dilantiknya, Kamis (19/7/2018) | Merahnews.com-MMM

Dalam sambutannya, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, pergantian pejabat struktural merupakan bagian dari manajemen organisasi modern yang menuntut dinamika organisasi yang responsif dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan pendidikan tinggi di Indonesia, dimana sektor pendidikan sedang mengalami berbagai disrupsi akibat adanya fenomena globalisasi dan revolusi industri 4.0.

Pergantian dan pencabutan jabatan bagi dosen di kampus, kata Dwia, bukan merupakan kemunduran, karena jabatan yang diterima hanyalah tugas tambahan. Tugas utama para dosen pada hakikatnya adalah mengajar.

“Tugas utama dosen adalah mengajar, meneliti, dan melakukan pengabdian pada masyarakat. Sementara jabatan struktural itu merupakan tugas tambahan saja. Jadi tidak ada istilah naik jabatan atau turun jabatan bagi dosen yang diberi tugas tambahan,” kata Prof. Dwia.

Dalam menempatkan seseorang dalam team work pada jabatan-jabatan tertentu, banyak hal yang menjadi konsiderasi, seperti kapasitas individu, kebutuhan organisasi, track record dan kemampua team work.

“Karena itu, saya tekankan pada struktur kali ini saya menghilangkan segala unsur kedekatan, persahabatan, kesamaan agama, fakultas dan lainnya,” ujar Prof Dwia.

Rektor Unhas berharap dalam pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru ini hubungan silaturahmi dan kerja sama antar insan akademis kampus tetap terjaga, sehingga pihaknya dapat bekerja dan bersama-sama membangun Unhas menjadi lebih baik dan berkualitas di masa yang akan datang.

“Oleh karena itu, saya ucapkan banyak terima kasih pada semua pejabat-pejabat lama yang diganti. Semoga semua tetap menjadi bagian team work struktural Universitas Hasanuddin,” ucap Dwia dalam pidato singkatnya.

Acara pelantikan disaksikan oleh Ketua Majelis Wali Amanat Unhas dan jajaran, Ketua Dewan Profesor, Ketua Senat dan anggota, petinggi fakultas dan lembaga, sivitas akademika Unhas, serta puluhan tamu undangan dan anggota keluarga yang ikut mendampingi para pejabat yang dilantik. MERAHNEWS.COM | AINUN