KPI : Menuju Penyiaran Televisi Sehat Melalui Survey Berkualitas

oleh

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Informasi melalui media mainstream yang disampaikan melalui televisi merupakan kewajiban Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam melakukan pengawasan dan pembinaan.

Menjaga informasi yang bersifat berita dan hiburan saat inj sangat bergantung dari rating dan tingkat konsumsi Masyarakat. Hal ini lah yang mendorong KPI untuk melakukan Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi, tahun 2018 ini merupakan tahun ke empat dalam pelaksanaan Survey ini. Kegiatan ini berlangsung serentak di 12 Propinsi untuk melakukan penilaian terhadap kualitas isi siaran. KPI sebagai regulator bidang penyiaran mengandeng universitas-universitas yang ada di daerah masing, Kota Makassar mengandeng Universitas Hasanuddin dalam pelaksanaan survey kali ini.

Metode survey menggunakan 2 sistem, yang pertama melakukan survey kepada 100 orang responden yang dipilih secara acak di 10 kelurahan di kota Makassar, yang ke dua dengan melakukan FGD kepada 10 orang Panel ahli untuk dilkukan pendalaman.

FGD panel ahli ini melakukan kajian kritis terhadap seluruh tayangan yang terpilih dan dinilai oleh pakar dari berbagai latar belakang keilmuan.

Komisoner KPI Pusat Ubaidillah memberikan pengarahan kepada Panel Ahli sebelum memulai FGD

Hasil Survey ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan lembaga penyiaran dalam merumuskan program siaran yang memiliki informasi yang sehat untuk Masyarkat. Komisioner KPI Pusat Ubaidillah yang didampingi Komisioner KPID Sulsel Arie Andyka dalam memberikan pengantar dalam FGD kali ini berharap survey ini menjadi kolektifitas seluruh lapisan masyarakat dalam mengarahkan penyiaran yang lebih baik. Kordinantor Litbang KPI Pusat Andi Andrianto sebagai pengatur tahapan survey dan Kabag Perencanaan KPI Umri ikut hadir dalam FGD Kali ini. Merahnews.com