Hardiknas, Bupati Bulukumba Launching Gernas Baku

oleh
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali memberikan penghargaan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Pemuda Bulukumba.

MERAHNEWS.COM | BULUKUMBA –Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei diperingati dengan semarak di lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (2/5). Peringatan Hardiknas ke 59 tahun 2018 mengambil tema “Penguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Sejumlah penghargaan diterima oleh satuan pendidikan dan insan pendidikan di upacara peringatan Hardiknas. Penghargaan itu diantaranya Penghargaan Juara Pertama Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Tahun 2018 yang diraih oleh SMP Negeri 1 Bulukumba, Penghargaan pemenang juara Seleksi Olimpeade Guru Nasional (OGN) Guru SD dan SMP tingkat Kabupaten Bulukumba, Penghargaan pemenang Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) Siswa SMP Tingkat Kabupaten Bulukumba, serta Penghargaan Guru Inovatif dan Kreatif dalam Mengembangkan Literasi Menulis Buku.

Selain itu, pada momentum Hardiknas ini, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, melaunching atau meluncurkan Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku (Gernas Baku) yang ditandai dengan penandatanganan banner yang diikuti oleh sejumlah pejabat lainnya. Gernas Baku merupakan gerakan agar orang tua senantiasa membacakan buku kepada anak-anaknya, khususnya yang masih dalam jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Sebelum menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Bulukumba selaku pembina upacara menyampaikan selamat Hari Pendidikan dan selamat Hari Buruh. Ia juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa bangga kepada para peserta upacara yang telah mengikuti upacara dengan tertib dan hikmat, khususnya saat penaikan bendera Merah Putih.

Dalam sambutannya, Ia mengatakan pada Hari Pendidikan Nasional 2018 ini, kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan. Pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh kebudayaan nasional. Kita yakin bahwa kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kita kuat. Begitu pula sebaliknya, jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghunjam kian dalam di tanah tumpah darah Indonesia. Oleh karena itulah, pada Hari Pendidikan Nasional 2018 ini mari kita satukan tekad untuk “Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan” dengan disertai niat yang ikhlas serta usaha yang keras tak kenal lelah dalam mengabdi di dunia pendidikan.

“Kita menyadari bahwa kondisi ideal pendidikan dan kebudayaan nasional yang kita cita-citakan masih jauh dari jangkauan. Kita terus berusaha keras memperluas akses pendidikan yang berkualitas, terus-menerus mengalibrasi praktik pendidikan agar memiliki presisi atau ketelitian yang tinggi, sesuai dengan tuntutan masyarakat, lapangan pekerjaan, dan kebutuhan pembangunan,” ujar AM Sukri Sappewali mengutip sambutan Mendikbud. Merahnews.com | Andi Ayatullah/Nurul Hidayah