M2F Fakultas Kedokteran Unhas Gelar Seminar Kemuslimahan

oleh

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Medical Muslim Family (M2F) Fakultas Kedokteran Unhas menggelar Seminar Kemuslimahan dengan tema “Muslimah Milenial” di Auditorium Prof. Amiruddin Fakuotas Kedokteran Universitas Hasanuddin, pada Ahad (22/04).

Seminar ini menghadirkan Maimon Herawati, S.Sos, M. Litt, dr. Davrina Rianda, dan Nadhira Arini yang memaparkan materi berdasarkan keahliannya masing-masing.

Maimon Herawati adalah seorang penulis, dosen, serta founder SMART 171 yang membawakan materi “Feminisme dalam kacamata islam”, dr. Davrina Rianda adalah seorang Founder Klinik Rumah Sehat, serta penulis buku: Beauty undercover yang membawakan materi “membangun karakter seorang muslimah”, dan Nadhira Arini adalah seorang penulis dan motivator muslimah yang membawakan materi “Peran Muslimah di Mata Dunia.”

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai hasil dari pandangan terhadap fenomena masa kini, terlebih dengan atmosfer perayaan hari perempuan internasional serta hari kartini.

“Saat ini, tidak sedikit orang-orang yang memandang bahwa agama islam tidak memberikan hak-hak dalam bentuk kesetaraan gender terhadap perempuan, bahkan beberapa orang mengatakan bahwa ajaran islam mendiskriminasi kaum perempuan,” ungkap moderator.

Pernyataan tersebut didukung oleh Maimon Herawati yang juga merupakan dosen jurnalistik Fikom Unpad, mata kuliah konsentrasi media massa cetak. Beliau mengungkapkan bahwa paradigma orang-orang terhadap bagaimana islam memandang perempuan sangatlah keliru, orang-orang sering kali mengungkapkan bahwa islam tidak memberikan kebebasan kepada perempuan, salah satunya adalah aturan berhijab.

“Jilbab bukanlah alat untuk mengekang perempuan, membatasi perempuan. Perempuan lebih dari seonggok daging, pakaian ini membuat kita mengontrol siapa saja yang dapat melihat kita, ini adalah bentuk kebebasan,” tuturnya dengan bersemangat.

Seminar yang dihadiri sekitar 400 muslimah ini sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan.

“Sangat menarik, para perempuan terkhusus muslimah wajib untuk memahami hakikat perempuan dalam islam, dengan terus memperbaiki diri dan berjuang,” ungkap Andi Nila selaku peserta dari Fakultas Keperawatan Unhas. Merahnews.com | Ukhwani Ramadani/Andi Feninda Amalia Syahbani