Punaga; Pantai Penyatu Alam dan Raga

oleh -82 views
Pantai Punaga, Takalar, Sulawesi Selatan, Film Van Der Wick
Pantai Punaga

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Saat ini, mungkin beberapa sudah harus sibuk dan mulai mengatur jadwal libur panjang yang tidak lama lagi.
Nah, untuk kalian yang masih bingung mau kemana, Pantai Punaga bisa menjadi salah satu rekomendasinya. Kawasan alam terbuka yang terletak di Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, Sulawesi Selatan ini tidak diragukan lagi keindahannya. Hanya dengan menempuh perjalanan selama satu jam dari kota Makassar dan retribusi sebesar sepuluh ribu rupiah, kalian sudah bisa selfie dan menikmati liburan sepuasnya di pantai ini.

Pantai yang kabarnya sempat menjadi salah satu lokasi syuting film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wick” ini dikelilingi oleh tebing dan banyak pohon besar nan sejukuntuk dijadikan tempat santai, atau menyewa gazebo dengan menambah retribusi lagi. Selain itu, terdapat anak tangga yang langsung mengarah ke laut jika pengunjung ingin mandi atau snorkeling. Keindahannya tidak kalah dengan Tanah Lot di Bali—pantai Punaga kerap disebut sebagai Tanah Lot versi kota Makassar di kalangan anak muda—. Selain indah dan memikat mata, suasananya yang sepi dan sunyi dapat membuat jiwa kita menjadi tenang dan menyatu dengan alam. Totally recommended dikunjungi untuk kalian yang sedang banyak pikiran.

Berbicara soal pengunjung, ternyata sudah banyak masyarakat yang lalu-lalang memasuki obyek wisata yang satu ini. Reaksi para pengunjung juga bermacam-macam. Asma (18), mahasiswa yang menjadikan Punaga sebagai tempat jalan-jalan bersama temannya tersebut senang berada disana. “Ombaknya kencang, seru!” Namun, Rara (19), salah satu pengunjung mengungkapkan bahwa ternyata ekspetasi tidak sesuai dengan realita. “Biasa saja,” katanya. Menurutnya, fasilitas di sekitar Punaga tersebut harus dilengkapi agar kenyamanan pengunjung semakin tinggi. “Perlu pengadaan rumah makan, misalnya,” lanjutnya.

Punaga bisa disebut sebagai salah satu Hidden Paradise di Sulawesi Selatan. Dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan serta penambahan infrastruktur dan fasilitas oleh pemerintah, obyek wisata ini dapat diperkenalkan dan disebarluaskan tidak hanya ke masyarakat lokal saja, mungkin saja akan menjadi salah satu pantai yang menarik perhatian dunia. Tidak hanya menjadi penyatu alam dan raga, tetapi juga menjadi wajah untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia. MERAHNEWS.COM | Andi Feninda Amalia Syahbani/Farthin Panca Alvita Rante Allo