Media Digital Jadikan Komunikasi Politik Lebih Dinamis dan Egaliter

oleh
Ketua Umum ISKI, Dr Dadang Rahmat, M.Si | Merahnews.com - Aziziah

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR — Perkembangan pesat di bidang media digital dinilai mampu menjadikan komunikasi politik menjadi lebih dinamis dan egaliter.

Penilaian tersebut diungkapkan Ketua Umum Ikatan sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Dr. Dadang Rahmat Hidayat, SH, M.Si berbicara dalam Panel Discussion yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang Baruga AP Pettarani kampus Unhas Tamalanrea Makassar, Senin (5/3/2018).

“Berkembangnya media digital membuat komunikasi politik menjadi lebih dinamis, egaliter sehingga siapapun bisa menjadi komunikator politik di mana pun dan kapanpun,” Ujar Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran bandung ini.

Communication fair 2018, Kosmik Unhas, Demokrasi dan Politik di era digital
Kosmik Unhas Menggelar Diskusi Panel tentang Demokrasi dan Politik di era Digital di Baruga AP Pettarani Kampus Unhas Tamalanrea Makassar, Senin (5/3/2018) | Merahnews.com-Theresia

Meskipun demikian kata Dr. Dadang,  Jika arena digital ini tidak diregulasi secara baik maka  bisa berpotensi dikuasi oleh kelompok-kelompok tertentu seperti  yang terjadi pada  media penyiaran.

“Jika penguasaan itu terjadi maka bisa menimbulkan kerugian.  Bukan tidak mungkin,  pesan-pesan politik akan bisa direkayasa secara digital,” tandas pria yang akrab disapa kang dadang ini.

Dr dadang menilai, kehadiran media digital dapat menyebabkan makin meluasnya arena pertarungan politik di media digital. Yang penting kata Dr Dadang, arena pertarungan komunikasi politik digital atau ipolitainment tersebuit tak hanya dikuasai oleh orang-orang itu saja.

Kegiatan Panel Discussion merupakan salah satu rangkaian kegiatan Communication Fair 2018 yang digelar oleh Mahasoswa Komunkasi Fisip Unhas. Acara ini mengutusung tema Media Matters Media Manners. Merahnews.com | Theresia Gabriella R/MMM