, , , ,

Prof Dwia Ingatkan Pentingnya Karakter di Era Otomatisasi Kerja

oleh -92 views

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA mengingatkan pentingnya nilai-nilai karakter dalam menghadapi era otomatisasi kerja.

Peringatan tersebut disampaikan Prof Dwia di depan ribuan Mahasiswa yang menghadiri Seminar Millenial Menuju 2045 di Gedung Baruga A.P Pettarani Unhas Tamalanrea Makassar, Selasa (27/2/2018).

Rektor Unhas ini memprediksi bahwa nantinya, 70 persen pekerjaan itu bersifat otomatisasi yang dikerjakan oleh robot, mesin dan sistem aplikasi teknologi. Namun menurutnya, mahasiswa tak perlu khawatir karena ada pekerjaan-pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh robot. “Dunia robot dan otomatisasi bisa maju dan berkembang pesat, tapi karakter pada manusia tidak bisa tergantikan dengan robot atau mesin apa pun.” Ujar Prof Dwia.

Untuk itu, Guru Besar Sosiologi Fisip Unhas ini menghimbau kepada generasi milenia khususnya mahasiswa untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai kebaikan, kemuliaan dan kejujuran. “Robot tidak bisa itu, dia tidak tahu salah dan benar. Tanamkan kebaikan, kemuliaan dan kejujuran, karena itulah yang menjadi modal kalian ketika menjadi pemimpin di Indonesia,” kata Rektor Unhas.

Pada kesempatan itu, Prof Dwia juga berharap agar ke depannya kita tidak bermimpi mengenai apa yang kita punya, namun bermimpi tentang apa yang kita bisa berikan untuk orang lain dan negara.

Acara dialog ala generasi milenial ini menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) Dr. Moeldoko, , Wakil Rektor IV UIN Alauddin, Prof. Hamdan Juhannis, MA, Ph.D, Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, MSc, CEO Goodnews From Indonesia, Wahyu Aji, Vokalis Pusakata, Mohammad Istiqomah Djamad, Juara Debat dari Fakultas Hukum Unhas, Kevin Bonaparte.

Kegiatan talkshow ini ikut dimeriahkan dengan penampilan komika Zaka Kribo, serta dipandu oleh dua moderator Pangeran Siahaan dan Iman Sjafei. Merahnews.com | Miftahul Jannah / Andi Ummiaty Rahmah Chairatunnisa