Jend. TNI (Purn). Dr. Moeldoko : Inovate or Die

oleh

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Saat ini Indonesia tengah giat giatnya mengusung slogan Indonesia Emas 2045. Banyak hal yang perlu dilakukan dalam rangka mempersiapkan hal tersebut. Salah satunya adalah mengevaluasi  kinerja Pemerintah yang bertujuan  mengindentifikasi langkah-langkah strategis untuk mengakselerasi pembangunan.

Kepala Sataff Kepresiden, Jend TNI (Purn) Dr. Moeldoko mengaku, kinerja dan capaian yang telah ditorehkan oleh pemerintah, khususnya pemerintahan Jokowi-JK sekarang, masih belum cukup untuk menyongsong masa depan di tahun 2045. Karenanya, kata Moeldoko, pemerintahan Jokowi-JK tengah mengupayakan sejumlah hal menuju periode 2045, yakni menyiapkan generasi unggul sejak lahir hingga produktif, meningkatkan kinerja aparatur pemerintah, meningkatkan kapasitas inovasi, dan daya saing Indonesia.

“Inovate or Die” Ujar Jend TNI (Purn). Dr. Moeldoko dalam Seminar Millenial Menuju 2045 yang berlangsung di Baruga AP Pettarani Kampus Unhas Tamalanrea Makassar,  Selasa ( 27/2/2018).

Moeldoki mengatakan pihaknya telah ikut melakukan sejumlah inovasi di bidang pertanian dengan menciptakan benih padi unggul M70D dan M400 selaku Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia. Selain itu, sebagai kepala KSP, Moeldoko juga merintis pengembangan mobil listrik yang disebutnya sebagai Mobil Anak Bangsa.

“Saya menyiapkan share (saham) untuk itu, siapa yang berkontribusi atas pengembangan mobil listrik saya akan berikan sharenya, jadi teman-teman dari Unhas, silakan berkontribusi, ” kata Moeldoko.

Seminar Millenial Menuju 2045, KSP, Unhas, Ketua KSP, Kepala Staff Kepresidenan, Jend TNI (Purn) Moeldoko
Ribuan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Makassar memadati Baruga AP Pettarani Unhas untuk menghadiri Seminar bertajuk Millennial Menuju 2045, Selasa (27/2/2018) | Merahnews.com – Chaeriyah Rafidah

Sementara itu, Ketua Asosiasi Ilmuwan Muda Indonesia, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M. Sc  mengaskan bahwa untuk mewujudkan Slogan Indonesia Emas 2025 maka mulai sekarang sudah harus mempersiapkan generasi muda yang tangguh.

“Kita harus menciptakan generasi yang tidak mudah terombang ambing oleh masa. Bukan generasi yang copy paste baca lalu kirim ke teman,” Ujar Prof Jamaluddin Jompa.

Optimisme pencapaian tujuan Slogan Indonesia emas juga diungkapkan oleh nara sumber lain dalam seminar ini yaitu “IS” Pusakata sebagai salah satu narasumber anak muda asli Makassar pada Seminar ini.

Tak menutup kemungkinan kata IS, pada tahun 2045 kita dapat menjadi macan Asia dengan pembangunan yang berjalan mulus. Bonus demografis yang berpuncak pada tahun 2038 nantinya, tidak boleh disia-siakan begitu saja, namun harus dimanfaatkan secara optimal agar Proses pembangunan Indonesia Emas 2045 menjadi lebih efektif.

“Kita punya sosmed, organisasi, dan komunitas, mulailah meneriakkan hal positif saat ini” ungkap IS Pusakata.

Salah seorang peserta Seminar, Jani mengaku puas dan sangat mengapresiasi penyelenggaran seminar yang mengusung tema “Ruang Diskusi dan Telaah Capain Kinerja Pemerintah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Menuju 2045” ini.

“Sangat disayangkan apabila seminar ini dilewatkan oleh kami (mahasiswa), karena sudah jelas bahwa 2045 kedepan kitalah yang menjadi tokoh utama dalam pembangunan negeri. Hadirnya seminar ini dapat menjadi tolak ukur bagi kami untuk menentukan kedepannya harus bagaimana. Jadi tidak salah langkah” Tutur mahasiswa Sastra Inggris yang akrab disapa Jani.

Kegiatan talk show ini dikemas dengan santai dan jenaka dengan menampilkan stand komedi dari Zaka Kribo, yang membuat peserta dialog ketawa terpingkal-pingkal karena penampilan dan aksinya di depan panggung baruga. Acara berlangsung sangat meriah dari pukul 10.00 pagi hingga 12.30 siang dengan dipandu oleh pembawa acara muda Pangeran Siahaan dan Iman Sjafei. Acara tersebut ditutup dengan saling memberikam cenderamata antara pihak Unhas yang diwakili Rektor Unhas Prof Dwia dan Kepala KSP RI Jenderal Purnawiran Moeldoko. Merahnews.com | Chaeriyah Rafidah