Pemerintah Pusat Berharap Sulbar Mengekspor Kakao ke Pasar Dunia

oleh

MERAHNEWS.COM | SULBAR – Pemerintah pusat meminta provinsi Sulawesi Barat terus meningkatkan ekspor biji kakao ke pasar kakao dunia bahkan dalam beberapa tahun kedepan coklat produksi Mamuju diharapkan sudah mampu menembus pasar coklat internasional terbesar di Switzerland.

Dalam beberapa tahun terakhir pasar kakao didalam negeri tampaknya kurang bergairah harga. Pembelian biji kakao terus merosot dan produksi kakao dari sejumlah daerah produsen kakao cenderung menurun. Ini dikarenakan banyaknya petani yang kurang melirik produksi kakao. Menurut perkiraan harga komoditas kakao (ICE) di tanggal 12 Januari 2018 mengalami penurunan sebesar 0.67% dan di tanggal 16 Januari mengalami penurunan 0.37%, berdasarkan grafik kakao (ICE) satu bulan terakhir dalam USD/MT. Meski demikian pemerintah pusat terus memotivasi daerah-daerah penghasil kakao untuk meningkatkan produksi kakao di daerahnya.

Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional kepala Bappenas Bidang Pendanaan Pembangunan, Kennedy Simanjuntak saat melakukan kunjungan kerja kemamuju Sulawesi barat beberapa waktu lalu meminta masyarakat dan para petani kakao agar tidak takut menjadi petani atau pengusaha coklat karena sejak dahulu coklat telah menjadi salah satu kekuatan ekonomi bangsa. Pemerintah Pusat bersama Lembaga Internasional menurut Kennedy akan terus mendukung pengembangan budidaya tanaman kakao dan mengharapkan agar dua puluh tahun kedepan ada coklat produksi mamuju yang dipasarkan dipasar coklat internasional di Switzerland.

Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Tengah saat ini menjadi sentra pengembangan dan penghasil komoditi kakao terbesar ditanah air dengan produksi sekitar 70% dari total produksi nasional. Merahnews.com | Sari Wahyuni / Aziziah Diah Aprilya.