Keindahan Barisan Bebatuan di Pantai Lansangireng Kepulauan Selayar

oleh

MERAHNEWS.COM | SELAYAR – (17/01/2018) Kepulauan Selayar memiliki tempat – tempat wisata menarik yang tak habis dikunjungi. Wisata paling banyak adalah spot wisata pantai dan bawah laut. Bumi Tanadoang atau Tanah Doa, julukan Kepulauan Selayar, memiliki 600 km lebih garis pantai yang mengelilingi Pulau Selayar dan pulau – pulau seperti Takabonerate, Jampea, Gusung, Bahuluang dan lainnya yang berada disekeliling Kepulauan Selayar.

Pantai Lansangireng adalah salah satu Pantai yang berada di Kepulauan Selayar yang memiliki karakter yang khas daripada pantai lainnya, berupa barisan bebatuan yang menyebar disepanjang bibir pantai dan belakangnya berupa tebing – tebing yang dipenuhi tumbuhan berukuran sedang. Pantai Lansangireng selain memiliki barisan bebatuan yang khas juga memiliki goa kecil yang masyarakat Selayar menyebutnya “liang”.

Pantai Lansangireng terdapat di pesisir timur Pulau Selayar dan bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Waktu tempuh berkisar satu sampai satu setengah jam. Hanya saja, dari jalan raya ke Pantai Lansangireng, pengunjung harus melewati jalan setapak. Anda bisa berjalan kaki selama 30 menit atau jika menggunakan roda dua, kendaraan Anda bisa digunakan hingga ke lokasi yang dimaksud. Namun dimusim hujan ini akses menuju kesana agak licin dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Jalan setapak menuju Pantai Lansangireng terdapat di Kampung Saluk, Desa Bontona Saluk, Kecamatan Bontomatene. Jarak dari Benteng, ibukota Kepulauan Selayar ke Saluk berkisar 30 km. Pantai ini belum dikelola dengan baik sehingga belum ada sarana seperti warung makan, tempat bilas dan fasilitas lainnya. Namun kita bisa menggunakan perahu nelayan sebagai alat akses mengelilingi pantai-pantai dibagian Timur Selayar dan rumah-rumah penduduk sebagai tempat beristirahat. Merahnews.com | Abd. Muqtadir / Aziziah Diah Aprilya.