Hujan Deras Sebabkan Banjir di Kampung Topa, Kabupaten Jeneponto

oleh -87 views

MERAHNEWS.COM | JENEPONTO – Hujan deras yang turun sejak kemarin pagi sampai pagi hari ini mengakibatkan terjadinya banjir dengan ketinggian mencapai sekitar tiga meter di kampung Topa, Kabupaten Jeneponto, Rabu (20/12/2017).

Sedang terjadi banjir sekitar pukul 07.00 WITA di kampung Topa, Kabupaten Jeneponto disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur kampung Topa, sejak kemarin pagi sampai sekarang. Banjir ini merupakan banjir yang kesekian kalinya terjadi di Topa sebab ketika musim hujan tiba, kampung ini pasti akan dilanda oleh banjir. Selain itu banjir ini terjadi karena meluapnya air danau yang berada di belakang rumah salah seorang masyarakat Topa  karena derasnya air hujan mengakibatkan danau ini meluap.

Banjir ini mengakibatkan beberapa rumah harus terendam banjir dan menyulitkan masyarakat untuk menjalankan aktivitasnya, beberapa masyarakat rela menerobos banjir demi menjalankan pekerjaannya, terutama para pegawai, rela basah hanya untuk bisa pergi ke kantor. Selain itu hujan deras yang disertai angin mengakibatkan pohon tumbang dan menyebabkan terputusnya kabel aliran listrik yang berada didekat rumah masyarakat kampung Topa.

Hujan, Banjir, Kampung Topa, Jeneponto
Banjir melanda permukiman warga di Kampung Toba, Kabupaten Jeneponto. Rabu (20/12/2017). Merahnews.com – Nangki

 

Saat ini banjir sudah naik ke jalan Raya yang mengakibatkan para pengendara sepeda motor dan mobil kesulitan untuk bergerak dikarenakan  tingginya air banjir tersebut. Masyarakat yang melihat kondisi ini segera membantu para pegendara motor maupun mobil untuk bisa melewati jalan yang sudah dipenuhi oleh air.

Sampai saat ini hujan masih mengguyur kampung Topa, Kabupaten Jeneponto dan sekitarnya. Di perkirakan banjir akan terus merendam kampung Topa sampai besok hari jika hujan terus turun dan mengguyur kampung Topa.

Masyarakat Topa berharap banjir segera surut agar mereka bisa kembali menjalankan aktivitasnya, “saya berharap hujan segera berhenti dan banjir juga segera surut karena saya mau kerja, cari uang, susah bergerak kalau hujan apalagi banjir”, ujar Makkatutu. Merahnews.com | Nangki / Aziziah Diah Aprilya