Di Usia ke-70, Prof Anwar Arifin Launching Bukunya yang ke-54

oleh

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Di usianya yang ke-70 tahun, Guru Besar Komunikasi Politik, Prof.Dr.H Anwar Arifin masih tetap produktif menulis. Buktinya, hari ini Rabu (6/12/2017) Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas di era 90-an ini berhasil menulis dan melaunching buku karyanya yang ke-54 berjudul Pergulatan Pemikiran Keindonesiaan.

Acara launching dan bedah buku tersebut berlangsung di Hotel Continent Center Point Makassar dengan menghadirkan 3 (tiga) pembahas yaitu Rektor Unhas, Prof.Dr.Dwia Ariestina Pulubuhu, Rektor UVRI Makassar, Dr Andi Niniek F Lantara dan Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Prof.Dr.Qasim Mathar,MA.

Prof Anwar Arifin, Pergulatan Pemikiran Keindonesiaan, Launching dan Bedah Buku
Prof. Anwar Arifin memberikan penjalasan tentang buku karyanya yang berjudul Pergulatan Pemikiran Keindonesiaan yang dilauncging dan dibedah di Hotel The Cpntinent Center Point Makassar, Rabu siang (6/12/2017) | Merahnews.com –  Mul

Prof Qasir Mathar yang diberi kesempatan pertama membahas buku karya penggagas dan pejuang undang-undang guru dan dosen ini banyak mengulas  konsep dan eksistensi cendekiawan yang dipaparkan prof Anwar dalam bukunya.

Sementara Dr. Niniek Lantara yang tampil sebagai pembahas kedua cenderung membahas sosok Prof Anwar sebagai seorang aktivis, organisatoris sekaligus cendekiawan yang banyak menginspirasi dirinya dan orang lain.

Rektor Unhas, Prof.Dwia Ariestina Pulubuhu yang tampil sebagai pembahas ketiga banyak menyoroti gaya penulisan dan perspektif yang digunakan Prof Anwar dalam tulisan-tulisannya. Prof Dwia menilai gaya penulisan Prof Anwar  cenderung beraliran fenomenologis.

Namun kata Prof Dwia, dalam beberapa tulisan yang ada dalam buku karya Guru Besar Ilmu Komunikasi ini ada juga yang menggunakan pendekatan kritis. Menurut Rektor Unhas ini, tulisan prof Anwar yang menggunakan pendekatan kritis tampak lebih menarik dan mengalir dengan baik.

Prof Anwar Arifin, Pergulatan Pemikiran Keindonesiaan, Launching dan Bedah Buku
Prof Anwar Arifin menyerahkan buku karyanya kepada Rektor Unhas, Prof.Dr Dwia Ariestina Pulubuhu, MA di Hotel Continent Center Point Makassar, Rabu siang (6/12/2017) | Merahnews.com – Mul 

Saat tampil menyampaikan pengantar diskusi dan bedah buku yang diterbitkan oleh Nufa Citra Mandiri (NCM) ini, Prof Anwar  mengaku bahwa buku Pergulatan Pemikiran Keindonesiaan yang diterbitkannya berisi 70 tulisannya di media massa dalam kurun tahun 1977 hingga 2017.

“Saya sengaja memilih 70 tulisan sebagai symbol usia saya yang ke-70 tahun ini.” Ujar Anggota DPR/MPR RI Tahun 1999 -2009 ini.

Ketujuhpuluh tulisan tersebut lantas dikelompokkan dalam 7 (tujuh) tema utama yaitu Politik, Komunikasi, Pembangunan, Pendidikan, Agama, Cendekiawan, Mahasiswa dan Pemuda.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Profesor Indonesia (API) ini mengaku bahwa tulisan-tulisan yang ada dalam bukunya yang ke-54 tersebut berisi warisan-warisan gagasan yang bersifat prediktif. Prediksi tersebut kata Prof Anwar ada yang terbukti dan ada pula yang belum terbukti.

Salah satu prediksinya yang terbukti adalah bahwa suatu saat peran dan posisi kaum intelektual di pentas politik Indonesia akan terpinggirkan dan tergantikan oleh para pengusaha.

“Prediksi itu sudah terbukti sekarang. Paling tidak di tubuh partai Golkar” ujar Dewan Pakar DPP Partai Golkar 2001-2016 ini. Merahnews.com | MMM