Penutupan Makassar Biennale 2017 di Baruga Colli Puji’e FSD UNM

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR — Makassar Biennale yang berlangsung selama 20 hari telah resmi di tutup pada hari ini (28/11) di Baruga Colli Puji’e Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (FSD UNM). Penutupan Makassar Biennale 2017 ini juga di rangkaikan dengan 2 peluncuran buku berjudul ‘Karaeng Besse’ si Gadis dari Punranga yang ditulis Winda Makkarodda dan Halaman Belakang/Yard yang ditulis kolaboratif oleh 13 Penulis serta dilanjutkan oleh bedah buku Halaman Belakang/Yard oleh Muhammad Cora, Zulkhair Burhan dan Muhammad Ridha.

Penutupan Makassar Biennale ini dibuka oleh Direktur Yayasan Makassar Biennale, Anwar Jimpe Rachman yang mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam berlangsungnya kegiatan ini mulai dari seniman-seniman yang berpameran hingga pada panitia yang telah bekerja keras demi terselenggaranya Makassar Biennale 2017.

Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh wakil Dekan 1 Fakultas Seni dan Desain Dr. Sukarman M.Sn menurut beliau “kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya berfokus pada seni rupa, kegiatan ini juga berkembang menjadi event kebudayaan”. Ia juga berharap semoga di Makassar Biennale selanjutnya pihak FSD UNM dan Yayasan Makassar Biennale masih dapat bekerjasama dengan persiapan yang lebih matang agar dapat menjadi sumber pembelajaran baik bagi mahasiswa seni dan desain serta masyarakat yang hadir nanti.

Selanjutnya di lakukan pemotongan tumpeng oleh Jimpe sapaan akrab Anwar Jimpe Rachman sebagai simbolis penutupan Makassar Biennale 2017 yang diserahkan kepada wakil dekan 1 FSD UNM, lalu di akhiri dengan pembacaan doa oleh Anshar Kenna. Merahnews.com | Nurul Muthia / Megita Anastasia

Baca  Deng Ical Paparkan Visi Kota Daeng yang Mendunia di PBB