Departemen Antropologi Unhas Gelar Sosialisasi Multikulturalisme Bagi Remaja Luwu Utara

MERAHNEWS.COM | LUWU UTARA – Departemen Antropologi Fisip Unhas yang didukung oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin melaksanakan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Sosialisasi Pemahaman Multikulturalisme di Tingkat SMA Kabupaten Luwu Utara” di Aula SMA Negeri 1 Masamba Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (18/11).

Dr. Muhammad Basir said, MA memberikan Sosialisasi Multikulturalisme di depan siswa SMA di Masamba, Luwu Utara, Sabtu (18/11/2017) | MERAHNEWS.COM

Kegiatan yang dipimpin oleh Dr Muhammad Basir said, MA dan beranggotakan beberapa staf dosen Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin ini dinilai sangat penting mengingat sekarang banyak sekali konflik atau perpecahan dengan menggunakan label-label etnik dan agama. Terlebih lagi situasi politik sangat mendukung untuk terjadinya kekotak-kotakan.

Dia awal pemaparannya, Dr Muhammad Basir menekankan bahwa Luwu Utara ini seperti miniatur Indonesia karena masyarakatnya memiliki latar belatakang budaya termasuk di dalamnya  beragam agama (Islam, Kristen, Hindu, dan kepercayaan lain). Dari segi etnisitas,  di Luwu Utara ada etnis Luwu, Pamona, Bugis-Makassar, Jawa, Lombok, Bali dan sebagainya. Kondisi ini sangat memungkinkan akan terjadi gesekan dalam interaksi sehari-hari akibat ketidakpahamnya individu dalam kehidupan bersama tentang multikulturalisme.

Lebih lanjut ahli multikulturalisme ini menyatakan bahwa Pemahaman Multikulturalisme menawarkan suatu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang adat di masyarakat seperti keragaman etnis, budaya, Bahasa, status sosial, gender, kemampuan, umur dan ras khususnya yang ada peserta agar dapat meningkatkan kesadaran mereka untuk berperilaku humanis, pluralis dan demokratis.

Melalui sosialisasi ini Basir Said mengharapkan pelajar bisa menggunakan dan mengimplementasikan strategi dan pemahaman tentang multikulturalisme .

“Harapan kami semoga pelajar di Luwu Utara dapat selalu menegakkan dan menghargai pluralism, demokrasi dan humanis yang menjunjung tinggi moralitas, kedisiplinan, kepedulian humanistic dan kejujuran dalam berperilaku sehari-hari yang akhirnya menjadi generasi multikultural” ujar Dr Muh. Basir.  Merahnews.com | kiki amelya syari