Prodi S2 Antropologi Unhas Launching dan Bedah Buku “Bukan Narkoba Bisa Berbahaya”

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR – Program Studi S2 Antropologi Unhas menyelenggarakan Launching dan Diskusi Buku yang berjudul  “Bukan Narkoba Bisa Berbahaya : Produk Kimia, Aspirasi, dan Kehidupan Remaja” yang berlangsung di Aula Prof. Syukur Abdullah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Kamis (16/11/2017)

Acara ini dimulai sekitar pukul 10:00 WITA dan diawali pengantar oleh Anita Hardon selaku Chemical Youth International Project Leader dan sambutan Ketua Prodi S2 Departemen Antropologi FISIP Universitas Hasanuddin Dr. Tasrifin Tahara.

Buku yang dilaunching tersebut  berisi hasil riset yang sifatnya partisipatif dilakukan  mahasiswa Antropologi  dari berbagai negara terutama di Eropa (Belanda dan Perancis) dan Asia (Filiphina dan Indonesia).

Peserta diskusi dan Launching Buku “Bukan Narkoba Bisa Berbahaya” menyimak isi materi yang disampaikan oleh pemateri. Merahnews.com | Nangki

Hasil karya ini dihimpun dan ditulis dengan gaya bahasa  etnografis yang khas antropologi berdasarkan catatan-catatan lapangan yang sangat  detil.  Jadi ,tidak hanya konseptual semata melainkan didasari oleh data etnografis lapangan yang benar-benar faktual.

Kegiatan in menghadirkan dua pemateri yakni Yulia Yusrini Jabir, Ph.D selaku peneliti di bidang Farmasi sekaligus dosen Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin dan Prof. Nurul Ilmi Idrus selaku  Country Investigator untuk Indonesia sekaligus sebagai  editor buku.

Ibu Yulia membahas mengenai aspek bio-medical obat-obat berbahaya dan Prof. Nurul Ilmi sendiri membahas mengenai praktek penggunaan obat berbahaya di kalangan remaja tersebut. Yulia memaparkan bahwa judul buku ini sangat menarik karena isu penyalahgunaan obat-obat yang bukan narkoba itu sudah lama tapi untuk diketahui oleh publik secara luas itu belum.

“Selama ini kita hanya sering mendengar penyalahgunaan narkoba. Padahal narkoba sendiri sudah illegal, karena sudah illegal sehingga orang menjualnya sudah sembunyi-sembunyi. Tetapi, lebih parah ketika menyalahgunakan obat yang bukan narkoba seperti dikonsumsi tidak pada dosisnya maka akan dapat menimbulkan ketergantungan” Ujar Yulia

Baca  Peran Media dalam Mendukung Desa Kreatif

Di akhir acara, pihak panitia memberikan piagam penghargaan untuk pemateri dan moderator  serta pembagian doorprize berupa buku yang telah disediakan oleh panitia acara. Merahnews.com | Evita/Nangki