Para-Para Literasi

oleh

MERAHNEWS.COM | JAYAPURADalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa, Sekolah Menulis Papua mengadakan kegiatan “Para-Para Literasi”. Para-Para Literasi diisi dengan kegiatan lomba tantangan membaca buku, menulis puisi bersama, apresiasi puisi dan cerita rakyat.

Kegiatan berlangsung pukul 14.00-18.00 WIT di Sundshine Café & Library, Waena. Sekolah Menulis Papua merupakan komunitas independen yang bergiat di bidang pengembangan literasi di Papua. Dirikan tanggal 13 januari 2014 di Kota Jayapura.

Pendiri Sekolah Menulis Papua ada tiga orang yaitu: Dzikry el Han, Burhanuddin S.Th.I. MA seorang Widiasuara dan Fathul Qorib (adik kandung Dzikry) dengan moto “Menulis Papua, Membaca Dunia”. Dzikry el Han lahir  di Lamongan 28 Oktober 1979 adalah sosok perempuan inspiratif di Tanah Papua yang konsen dengan dunia menulis, salah satu karyanya adalah Novel Cinta Putih di Papua, terinsiprasi dari slogan Kabupaten Fak-Fak “Satu Tungku, Tiga Batu.”

Peserta kegiatan didominasi siswa-siswi SMA dan juga beberapa komunitas semisal Black Diamond, PMKRI, dan Sako Explore tampak ikut serta memeriahkan kegiatan. Siswa-siswi SMA begitu antusias membacakan puisi-puisi karya sendiri bertema Papua.

“tempat cenderawasi berteduh, tempat ulat sagu berkembang biak” begitu kutipan puisi salah satu peserta. Juri kegiatan  ini berjumlah tiga orang: Julia Fauziah Matondang, M. Ed (Badan Pengawas Sekolah Menulis Papua/ University of Birmingham, Inggris), M. Rizal Kurniawan, S.I.Kom (Kepala Sekolah Menulis Papua), dan Dzikry El Han.

Hendry Bakri mewakili komunitas Sako Expolre diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan, ia mengatakan “bukan seberapa banyak buku yang kita baca, tetapi seberapa banyak kita paham buku yang kita baca”. Kegiatan diakhiri dengan penampilan memikat Dzikry el Han,  ia membacakan puisi karyanya berjudul “Manuskrip Puyakha”.

Harapan Dzikry el Han semoga kedepan semakin semarak kegiatan-Kegiatan Literasi, dan komunitas literasi semakin menggerakan budaya literasi di Papua, khususnya Jayapura, dan bisa bekerja sama untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa lewat literasi. Salam Literasi. merahnews.com | henry bakri