Tim LP2M Antropologi Fisip Unhas Beri Pembekalan Nilai-Nilai Budaya Bagi Guru SD di Sidrap

oleh -84 views

MERAHNEWS.COM | SIDRAP — Tim Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Departemen Antropologi Fisip Unhas menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembekalan nilai-nilai budaya kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (27/9/2017).

Kegiatan ini mengusung tema Pembekalan Nilai-Nilai Budaya Sebagai Bahan Pendidikan Karakter Bangsa ini terselenggara atas kerjasama antara LP2M Unhas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap.

Acara ini berlangsung di Aula Perkantoran Kompleks SKPD Kabupaten Sidrap dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Nur Kanaah, SH, M.Si.

Dalam sambutannya Nur Kanaah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada Tim Pengabdian Masyarakat dari Antropologi Unhas yang telah bersedia berbagi pengetahuan kepada Guru-Guru SD di kabupaten Sidrap.

Antropologi Unhas, LP2M Unhas, Prof Mahmud Tang, tasrifin tahara, Sidrap, Pembekalan nilai budaya
Peserta pembekalan nilai-nilai budaya menyimak secara seris materi yang disampaikan oleh Prof Mahmud Tang. Merahnews.com | Ipung

Tim Pengabdian Masyarakat Antropologi Unhas dipimpin langsung oleh Prof.Dr Mahmud Tang, MA dan beranggotakan Dr. Tasrifin Tahara dan Drs. Kahar, M.Hum

Di hadapan para guru SD tersebut, Prof Mahmud Tang menekankan bahwa nilai-nilai budaya merupakan pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia. Untuk itu kata Guru Besar Antropologi Unhas ini, pembentukan karakter bangsa harus dimulai dengan upaya revitalisasi nilai-nilai budaya dalam konteks kekinian.

Alumnus Wageningen University Belanda ini mengatakan bahwa nilai-nilai budaya lokal di tanah air khususnya di Sulawesi Selatan sangat banyak dan saling berkaitan satu sama lain sebagai satu sistem nilai budaya.

Prof Mahmud Tang lantas menyebut satu contoh nilai budaya yang disebut Reso atau Kerja Keras. Menurutnya, Reso merupakan nilai inti dalam pembentukan karakter bangsa terutama dalam menghadapi tantangan kemiskinan.

“Nilai-nilai budaya seperti ini sangat terkait satu sama lain dengan nilai-nilai budaya lain seperti Siriq, Pesse, Tinulu, Amaccang, kepedulian terhadap lingkungan, solidaritas sosial atau kedermawanan” Ujar Pakar Social Security ini.

Kegiatan pembekalan nilai-nilai budaya ini diikuti oleh tidak kurang dari 30 guru dari berbagai SD di Kabupaten Sidrap. Merahnews.com | MMM