HI Unhas Sosialisasi SDGs di SMA Athirah dan SMA 21 Makassar

MERAHNEWS.COM | MAKASSAR — Program Pengabdian bagi Masyarakat Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNHAS menyelenggarakan sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGs) di SMA Athirah Bukit Baruga dan SMA 21 Makassar pada tanggal 18 dan 21 Agustus 2017.

Kegiatan yang mengusung tema Sosialisasi SDGs dalam Upaya Membangun Kesadaran Sosial dan Lingkungan Siswa SMA di Makassar.” menghadirkan narasumber Dosen Departemen Hubungan Internasional Fisip Unhas yaitu: Agussalim Burhanuddin, S.IP., MIRAP, Pusparida Syahdan, S. Sos., M.Si dan Ishaq Rahman, S.IP., M.Si, Bama Andika Putra, S.IP., MIR dan Nurjannah Abdullah, S.IP., MA.

Dosen HI Fisip Unhas, Agussalim Burhanuddin, S.IP, MIRAP menyampaikan materi SDGs di hadapan siswa SMA Islam Athiran dan SMA 21 Makassar. Foto: Agus

Menurut Agussalim, Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyampaikan informasi mengenai agenda SDGs dan mengukur tingkat pemahaman siswa mengenai SDGs dan peranan mereka dalam membantu menyukseskan program pembangunan berkelanjutan pemerintah pusat dan daerah.

Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) atau kemudian dikenal dengan SDGs tambah Agussalim  merupakan kesepakatan pembangunan baru yang mulai diberlakukan dari 2015-2030 menggantikan Millenium Development Goals (MDGs) yang sebelumnya menjadi acuan pembangunan negara-negara berkembang di dunia. Penyebaran informasi agenda SDGs kemudian menjadi langkah awal yang sangat signifikan untuk menumbuhkan kesadaran Sosial dan Lingkungan bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan tujuan-tujuan dari SDGs.

Agussalim menilai, siswa SMA Islam Athirah dan SMAN 21 Makassar merupakan bagian dari elemen masyarakat sekaligus sebagai sasaran dari tujuan-tujuan SDGs sebagaimana yang dituangkan dalam sembilan agenda prioritas Presiden Joko Widodo (Nawacita) utamanya dalam hal keberlanjutan agenda pembangunan manusia, kesejahteraan dan pendidikan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, akses terhadap serta perubahan iklim. Sehingga diharapkan dengan memberikan sosialisasi terhadap siswa SMA maka kesadaran sosial dan lingkungan mereka juga terbentuk utamanya dalam mendukung keberhasilan agenda SDGs.

Baca  DPPA Makassar Canangkan Sekolah Ramah Anak
Peserta Sosialisasi SDGs di SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar berfoto bersama pemateri. | Merahnews.com – Agus

Sosialisasi SDGs yang dilaksanakan oleh Departemen HI dilakukan dengan metode collaborative learning melalui pemutaran film dokumenter dan presentasi materi SDGs yang dibawakan oleh Dosen HI UH yakni Bama Andika Putra, S.IP., MIR dan dilanjutkan dengan mengidentifikasi masalah yang dihadapi di lingkungan dan aktivitas kelompok oleh Nurjannah Abdullah, S.IP., MA. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa HI yakni Andi Wikra Eko Sanjaya dan Dita Zhazha.

Sebelum melaksanakan sosialisasi team Departemen HI melakukan survei dengan membagikan kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal siswa mengenai masalah-masalah lingkungan dan sosial yang ada serta pemahaman dasar mereka mengenai SDGs. Di SMA Islam Atirah sebanyak 25 siswa kelas I-II ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan menjadi responden. Dari Pre-test yang dilakukan sebanyak 96% responden menyadari perlunya mereka untuk berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan dimana sekitar 64% responden menyadari bahwa salah satu masalah lingkungan terbesar adalah mengenai Global Warming. Sedangkan pemahaman awal mereka mengenai SDGs masih sangat minim hal ini dibuktikan dengan hasil Pretest yang menunjukkan bahwa hanya 4% dari siswa yang menjadi responden yang memiliki pengetahuan awal mengenai SDGs.

Kegiatan sosialisasi di SMAN 21 Makassar diikuti oleh 44 siswa kelas XII IPA,  40 diantaranya bersedia menjadi responden dengan mengisi kuesioner yang diberikan. Dari pretest yang dilakukan diketahui bahwa pemahaman awal mereka mengenai SDGs masih sedikit yaitu hanya 15% responden yang dapat menjelaskan istilah SDGs namun tidak satupun responden yang dapat menyebutkan agenda agenda SDGs.

Meskipun demikian, sebanyak 95% responden menyadari perlunya mereka untuk berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan.

Baca  Inilah Besaran Tunjangan Jabatan Fungsional Bagi PNS Yang Jadi Penyuluh Narkoba

Selain itu, sebanyak 47,5% responden setuju jika masalah sosial dan lingkungan yang dihadapi oleh negara dapat diselesaikan dengan melibatkan semua pihak.  Jumlah responden yang sudah memiliki pengetahuan mengenai Global Warming mencapai 72,5% 

Peserta Sosialisasi SDGs di SMA 21 Makassar berfoto bersama pemateri. | Merahnews.com – Agus

Kegiatan sosialisasi di masing-masing sekolah ditutup dengan post test sebagai bentuk evaluasi kegiatan yang membantu tim untuk mengukur tingkat pemahaman siswa setelah mendapatkan materi sosialisasi.

Hasil post test menunjukkan bahwa siswa mampu menyerap informasi penting mengenai SDGs. Hasil post test di SMA Islam Athirah misalnya,  dari 25 responden yang mengikuti sosialisasi 22 responden atau sekitar 88% diantaranya dapat menjelaskan mengenai SDGs dan sasarannya.

Selain itu, 96% peserta sosialisasi SDGs di SMA Islam Athirah memahami peran penting siswa atau generasi muda dalam program SDGs utamanya dalam hal menjaga lingkungan.

Hasil post test di SMAN 21 Makassar menunjukkan bahwa dari 40 responden yang mengikuti post test, 92,5% responden memahami bahwa peran penting siswa atau generasi muda dalam program SDGs utamanya dalam hal menjaga lingkungan.

Selain itu, 16 responden atau 40% diantaranya mampu menjelaskan mengenai SDGs, identifikasi masalah dan tujuan-tujuan yang akan dicapai oleh program SDGs serta  35% mampu mengidentifikasi masalah dan menjelaskan definisi SDGs dan .

Berdasarkan hasil post test dan aktivitas kelompok dalam kelas yang dilaksanakan selama sosialisasi agenda SDGs  tersebut, Agussalim menyimpulkan bahwa setelah mengikuti kegiatan sosialisasi SDGs tersebut  siswa SMA Islam Athirah dan SMAN 21 Makassar telah memahami masalah sosial dan lingkungan yang ada di sekitar mereka, terkhusus mengenai permasalahan lingkungan (global warming) dan menyadari pentingnya peran aktif mereka untuk ikut menyukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pemerintah pusat dan daerah.

Baca  Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar Jalur Mandiri Unhas Capai 10.527 Peserta

Agussalim berharap, ke depannya hasil pengabdian masyarakat ini akan menjadi rujukan bagi tim pengabdian masyarakat Departemen HI UH untuk lebih intens menyosialisasikan agenda SDGs di lingkungan siswa ataupun remaja di berbagai daerah dengan harapan bahwa siswa SMA dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam ikut menyampaikan informasi SDGs ke masyarakat luas.

Selain itu kata Agus, siswa SMA berada pada usia produktif untuk berinovasi baik dalam bidang teknologi, ekonomi maupun lingkungan serta memiliki semangat yang sangat besar bagi perubahan bangsa. Merahnews.com | MMM