Menag: Tak Ada Yang Melebihi Kemulyaan Melayani Tamu Allah

oleh -29 views
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin

MERAHNEWS.COM | ARAFAH – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Selaku Amirul Hajj 1438H/2017M menegaskan bahwa tak ada kemulyaan yang melebihi kemulyaan melayani ,  menyampaikan tamu Allah SWT.

Penegasan tersebut disampaikan Menag Lukman hakim Siafuddin saat berbicara di depan petugas pelayanan Haji Indonesia dan ribuan Jemaah Haji Indonesia yang sedang wukuf di padang Arafah, Kamis (31/8/2017).

“Saya ingin mengajak diri sendiri dan semua kita, kita tinggal memiliki setengah kesempatan untuk mendapatkan kemuliaan melayani tamu Allah. Tidak ada kemuliaan yang lebih mulia selain melayani tamu yang sangat istimewa, tamu Allah,” ujar Lukman Hakim Saifuddin sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemnterian Agama RI.

Menurut Menag Lukman,  Amanah dan kehormatan yang diberikan negara kepada kita juga karena takdir Allah.

Saat ini kesempatan kita melayani tamu Allah. Mudahan kita bisa amanah dan apa yang ada di pundak kita bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar.

Jemaah Haji 2017, Haji 2017, Jemaah haji Indonesia 2017
Jemaah Haji Indonesia sedang melaksanakan Wukuf di Arafah. Kamis (31/8/2017). Foto: Dodo/Kemenag

Pada kesempatan itu, Menag Lukman juga tak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petugas haji Indonesia. Juga kepada seluruh pimpinan kementerian dan lembaga tinggi negara yang telah berkontribusi luar biasa sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sampai saat ini berjalan lancar dan baik.

“Kepada seluruh petugas haji, baik yang di Tanah Air yang juga berkontribusi luar biasa dan petugas haji yang di Tanah Suci, terima kasih saya yang tidak terhingga,” ucapnya.

Meskipun demikian, Menag Lukman mengingatkan kepada seluruh petugas Haji Indonesia bahwa  tugas yang diemban oleh para ppetugas haji baru setengah perjalanan.

“Setelah Arafah, kita harus mengawal tanggung jawab kita lainnya sampai seluruh jemaah haji kembali ke Tanah Air,” tegas Lukman Hakim Saifudin. Merahnews.com | Muh Arib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.